• Forums
  • Pernikahan
  • Beauty
  • Tell Stories
  • Manage
  • Kamus
  • Travel
  • Tips


  • Memiliki rumah sendiri tentu saja merupakan impian setiap orang, apalagi bagi calon pengantin baru yang membutuhkan tempat untuk merajut impian bersama. Bagi yang memiliki finansial lebih, tentu saja tidak menjadi masalah untuk memiliki sebuah rumah. Namun untuk yang belum memiliki finansial yang kuat tidak salahnya untuk memiliki rumah dengan cara Kredit/ cicil.

    Kredit Perumahan (KPR) dapat membantu meringankan pengeluaran dalam pembelian rumah karena tidak perlu langsung membayar penuh harga rumah, tapi hanya perlu mencicil kepada bank yang di tunjuk sampai harga rumah tersebut lunas. Ibaratnya seperti meminjam uang uang sejumlah harga rumah ke Bank yang kemudian harus dilunasi secara di cicil. Lama tenggang waktu pencicilan tergantung dari jumlah harga rumah yang diambil dan kemampuan pembayaran setiap bulan, biasanya dalam jangka waktu 5,10,15 bahkan ada yang sampai 20 tahun.

    Ada berbagai jenis KPR yang di kenal di Indonesia, diantaranya:

    KPR Bersubsidi

    KPR bersubsidi ini memiliki bantuan keringanan pembiayaan kredit atau uang muka dari pemerintah. Tetapi tidak setiap orang bisa menikmati jenis KPR ini. Tentu saja ada persyaratan bagi yang mengambil KPR bersubsidi, yaitu Hanya diperuntukan untuk orang yang memiliki penghasilan di bawah.

    Sebelum mendapat persetujuan pemohon akan di cek kemampuan finansialnya dan harus memnuhi syarat maksimum kredit yang dapat diambil.

    KPR Non-Subsidi

    KPR non subsidi dapat di ambil oleh siapapun. KPR jenis ini biasanya diajukan untuk perumahan susun sederhana atau rumah sederhana. Ketentuan Bunga KPR ditentukan oleh bank yang bersangkutan. Untuk itu jika akan mengambil rumah non subsidi rajin-rajinlah untuk membandingkan bunga setiap bank, bukan hanya untuk satu tahun pertama tapi juga kemungkinan kenaikan inflasi hingga hutang rumah kita selesai.

    meskipun begitu biasanya jenis KPR ini memiliki subsidi dalam bentuk suku bunga bersubsidi dan bebas PPn (VAT).

    KPR Syariah

    KPR jenis ini tidak jauh berbeda dengan KPR non subsidi, tapi cara transaksinya menggunakan prinsip akad Murabahah (jual-beli).Setiap bank menawarkan produk-produk kredit yang bermacam-macam.
    Mereka boleh membedakan jenis KPR berdasarkan jenis suku bunga, tujuan KPR, atau jenis rumah yang ingin dibiayai.

    Setiap bank baik bank konvensional maupun bank syariah akan memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri. untuk itu ada baiknya cari informasi sejelas-jelasnya dan se komplit-komplitnya akan kita dapat dengan bijak memilih bank untuk pengajuan KPR.

    Sumber: www.rumah.com dan berbagai sumber

     

     

    Leave a Reply